Festival Way Kambas 2014

0
341

Festival Way Kambas 2014Dalam rangka mempromosikan kegiatan pertanian alami, biogas, kerajinan tangan dan desa wisata, YAPEKA selaku bagian dari Konsorsium YABI-WCS-YAPEKA yang tengah menjalankan Program penyelamatan bentang alam Taman Nasional Way Kambas di wilayah Lampung Timur melalui pendanaan TFCA-Sumatera Siklus III, andil dalam pelaksanaan acara Festival Way Kambas tahun 2014 kali ini. Kegiatan Festival Way Kambas yang ke 14 pada tahun ini berlangsung sejak tanggal 26 hingga tanggal 29 Agustus 2014 dan dilangsungkan di pelataran Islamic Center Kota Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.

 

Seperti pada keikutsertaannya tahun 2013 lalu, stand YAPEKA menampilkan beragam hasil karya kelompok-kelompok masyarakat dampingan-nya, yakni dari Desa Labuhan Ratu 9, Desa Labuhan Ratu 7 dan Desa Braja Yekti. Hasil karya kelompok-kelompok masyarakat yang ditampilkan pada pagelaran pameran di Festifal Way Kambas tersebut, diantaranya seperti : Pupuk kompos, Pupuk cair (N,P,K), Mikro organisme lokal, Bio-slurry cair, Bio-slurry padat, Pellet ikan, aneka kerajinan tangan, Booklet, Leaflet dan Peta lokasi desa-desa wisata.

 

Pelaksanaan kegiatan Festival Way Kambas pada kali ini memang dipusatkan oleh panitia dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung di pelataran Islamic Center Kota Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Pembukaan kegiatan Festival Way Kambas Ke-14 secara seremonial dilakukan oleh Bupati Lampung Timur dengan dihadiri oleh Asisten 2 Gubernur Lampung, Dirjen Pengembangan Daerah Wisata Kementerian Pariwisata dan Staf Ahli Kementerian Kehutanan, serta dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Timur juga masyarakat Lampung Timur. Pada acara pembukaan Festival Way Kambas kali ini juga dihibur oleh beragam atraksi, seperti : Kesenian tradisonal, Parade Gajah Way Kambas dan artis dangdut Ibukota.

 

Design stand YAPEKA yang cukup baik, dengan menampilkan potensi dan hasil karya masyarakat dari ketiga desa serta petugas penjaga standnya yang ramah, menjadikan banyaknya masyarakat yang mengunjungi stand YAPEKA. Buka hanya masyarakat umum yang mengunjungi stand YAPEKA, namun juga beberapa pihak swasta, pegawai negeri serta anggota DPRD Kabupaten Lampung juga memiliki ketertarikan untuk mengunjungi standnya YAPEKA.

 

Beberapa pihak, seperti Asia Tour sangat tertarik untuk menjalin kerjasama dengan kelompok desa wisata dari Desa Labuhan Ratu 9, Desa Labuhan Ratu 7 dan Desa Braja Yekti. Demikian pula dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lampung Timur yang baru mengetahui potensi ketiga desa dampingan YAPEKA tersebut. Dengan telah dimulainya kegiatan desa wisata di wilayah Lampung Timur, pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyarankan agar Dinas Pariwisata Lampung Timur dapat mengajukan kegiatan pengembangan desa wisata dengan menampilkan informasi dari yang telah dilaksanakan oleh YAPEKA.

 

Sukadana, Lampung Timur

29 Agustus 2014

TINGGALKAN KOMENTAR