Manfaat Biogas

0
300

Saat ini, biogas memiliki peluang yang besar bagi kemajuan desa dalam pengembangannya, karena bahan bakunya dapat dengan mudah didapat dari lingkungan yang memiliki peternakan. Untuk memanfaatkannya dibutuhkan pemahaman/pengetahuan serta keterampilan di tengah masyarakat. Sehingga dibutuhkan pendekatan agar masyarakat paham dan dapat mengembangkan biogas di pedesaan. Selain itu biogas memiliki nilai ekonomi yang dapat dijadikan pertimbangan masyarakat

Biogas merupakan gas mudah terbakar yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerob yang berasal dari limbah kotoran hewan. Komponen biogas yang paling penting adalah “gas metan” yang dapat difungsikan untuk menyalakan kompor umum di dapur, selain itu diegester biogas juga menghasilkan gas-gas lain, seperti karbon dioksida, nitrogen, hydrogen, karbon monoksida, oksigen, dan hydrogen sulfida.

Kesetaraan biogas dengan sumber energi lain, yaitu 1 m³ biogas setara dengan gas elpiji 0,46 kg, minyak tanah 0,62 liter, solar 0,52 liter, bensin 0,8 liter, gas kota 1,5 m³, dan kayu bakar 3,5 kg, jika dibandingkan dengan hitungan pertahun maka 1 m³ biogas setara dengan 169,322 kg gas elpiji, 243, 958 kg minyak tanah, serta 1162, 815 kg kayu bakar..

Jika melihat stuktur sistem biogas, maka aka nada aspek yang padat modal, yaitu pembangunan diegester, secara teoritik dengan simulasi perhitungan diatas pemakaian biogas yang konsisten dapat membantu terciptanya penghematan dan peningkatan pendapatan, karena output dari biogas bukan hanya gas metan yang dimanfaatkan untuk memasak saja, tetapi juga bioslurry yang merupakan pupuk berkualitas tinggi bagi pertanian maupun pakan ikan, sehingga secara keseluruhan biogas tentunya dapat dianggap menguntungkan.

Usaha yang dapat dilakukan dengan pemanfaatan biogas antara lain membuka usaha warung kopi yang menjual pisang goreng dan mie goreng. Sebelum menggunakan biogas, usaha tersebut menggunakan minyak tanah (misalnya) pemakaian 5 liter per hari, 5 x 2.500(harga minyak tanah 2016) = 12.500, jika dikalkulasi selama sebulan 12.500 x 30 = 375.000. 375.000 adalah uang pengeluaran yang dapat ditekan dengan biogas untuk mendapatkan keuntungan maksimal.

Usaha lain yang dapat dilakukan dari biogas adalah menjual pupuk biosllury yang merupakan pupuk organik berkualitas tinggi yang di dapatkan dari ampas biogas, pupuk organik ini dapat dijual seharga 1.500 per kg. misalnya dalam sehari dapat menjual minimal 5 kg untuk kebutuhan pertanian, 5 x 1.500 = 7.500, jika dikalkulasikan dalam sebulan, maka 7.500 x 30 = 225.000. 225.000 adalah keuntungan bersih dari hasil menjual biosllury. Tentunya dalam sebulan banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari menjual biogas.

Biogas, dengan pemanfaatan yang bias dihaslkan merupakan salah satu alternative memanfaatkan energy terbarukan. Sebelumnya, kotoran sapi yang dianggap limbah kini dapat diolah menjadi berkah bagi masyarakat desa.

TINGGALKAN KOMENTAR