7 Hal Penting Agar Bumi Kita Menjadi 'Sustainable'

By in
955
7 Hal Penting Agar Bumi Kita Menjadi 'Sustainable'

Tak bisa dipungkiri bahwa segala macam aktivitas-aktivitas manusia yang dilakukan di bumi kita merusak lingkungan. Aktivitas perekonomian, industri, pertanian, dan sebagainya memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan. Bahkan Penemuan-penemuan teknologi baru mutakhir yang saat ini kita nikmati saat ini seperti internet, otomotif, maupun gadget terbaru memiliki environmental cost yang tidak sedikit.

Setiap harinya kita selalu disuguhkan oleh berita-berita pengrusakan lingkungan oleh media mainstream. Tajuk-tajuk utama berita lingkungan seringkali dihiasi oleh pemanasan global kian meningkat, sampah plastik kian menumpuk di samudera pasifik, hingga pengrusakan terumbu karang dan ekosistem akibat aktivitas pariwisata, membuat kita berpikir: masih adakah cara yang dapat kita lakukan untuk membuat bumi ini menjadi lebih baik?

Timothy Nixon, Manager Editor Reuters bagian Sustainable Environment menjelaskan dalam blognya: “7 Ways The World Can Become Sustainable”, bahwa bumi kita sedang menuju ke arah yang sustainable. Ada 7 komponen utama yang menurutnya penting dan harus dimainkan agar bumi kita menjadi lebih sustainable.

Transparansi semakin meningkat. Seiring dengan perkembangan teknologi dan digital, semakin mudah bagi kita untuk mendeteksi pengrusakan lingkungan. Kebakaran hutan maupun tumpahnya minyak bumi di laut dapat dideteksi dengan mudah dengan satelit. Perkembangan digital dan sosial media membuat orang-orang menjadi lebih mudah mengetahui perkembangan di bumi kita saat ini.

Regulasi. Berkembangnya aspek transparansi membuat perusahaan-perusahaan mulai mengungkapkan berapa emisi karbon yang mereka buat. Hal ini membuat pembuat kebijakan dunia mengeluarkan regulasi yang ketat.

Para Investor pun mulai melihat resikonya. Ditandatanganinya Paris Agreement membuat dunia bergerak menuju low carbon economy. Para investor melihat adanya resiko karbon dan mulai berhati-hati dalam menanamkan investasinya, dikarenakan ada modal yang akan hilang akibat dari low carbon economy.

Inovasi itu penting. Di dalam pasar kita mulai melihat perkembangan energi terbarukan seperti energi matahari dan angin, diikuti dengan perangkat yang ditunjang oleh energi terbarukan tersebut seperti perkembangan mobil listrik oleh merek otomotif ternama, Tesla. Ada potensi dimana kita akan memasuki era “energi murah” yang perlahan mulai menggantikan bahan bakar fosil dan batubara.

Para ‘Pahlawan’ memberikan kontribusi yang tidak sedikit. Bersama-sama dengan ilmuwan-ilmuwan yang berjasa dalam bidang lingkungan, para pemangku kepentingan, pembuat kebijakan, para petani, dan para konsumen barang dan jasa, membuat kebijakan untuk membuat bumi kita menjadi lebih baik. Pada umumnya, manusia ingin dan mau menjaga lingkungan. Pada umumnya, kita semua ingin menjadi ‘pahlawan’ bagi bumi.

Kolaborasi. Masalah laut yang semakin meninggi dan emisi karbon merupakan masalah kita semua dan sudah menjadi tanggung jawab bersama. Masalah ini terlalu besar untuk ditangani sendirian, oleh karenanya negara-negara maju mulai bekerja bersama-sama dan mulai menunjukkan progress yang baik.

Bencana perlu dihindari. Kita semua takut yang namanya bencana. Namun bukan berarti kita tidak bertindak untuk mengatasinya. Kita semua tahu apa yang terjadi bila kita membiarkan air laut semakin meninggi akibat pemanasan global dan serentetan efek yang terjadi karenanya.

Pengrusakan lingkungan akibat aktivitas manusia itu nyata dan bencana memang tidak dapat terhindarkan. Namun bersama-sama kita bisa perlahan-lahan mengurangi dampaknya.

 

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Translate »