Agar Tidak Keracunan Makanan

By in
560
Agar Tidak Keracunan Makanan

Kita semua setidaknya pernah mengalami yang namanya keracunan makanan. Keracunan makanan memang tidak menyenangkan, namun semakin bertambah umur kita, efeknya akan semakin parah dan dapat mengancam jiwa. Gejala awal dirasakan saat mengalami keracunan makanan pada umum adalah pusing diikuti dengan perasaan mual.

Kenapa Kita Bisa Keracunan Makanan?

Keracunan makanan dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari mengonsumsi makanan yang sudah kadaluarsa, kurangnya kebersihan diri, sampai dengan kurangnya kebersihan saat pengolahan makanan. Menurut data Washington-based Center for Science, bahan makanan seperti sayuran berdaun hijau, kerang, daging ayam, telur, keju, tomat, sampai dengan ikan merupakan bahan makanan yang rentan terkena bakteri salmonella. Selain bakteri salmonella, residu-residu dari pupuk kimia yang digunakan juga dapat tertinggal. Oleh karena itu, sebelum mengolah bahan perlu dicuci terlebih dahulu dengan air mengalir.

Agar Tidak Keracunan Makanan

Berikut ini beberapa tips yang dapat kawan lakukan agar tidak mudah keracunan makanan:

1. Mengecek tanggal kadaluarsa

Pastikan dikonsumsi sebelum tanggal kadaluarsa (foto: healthline)

Lihat dan pastikan tanggal kadaluarsa masih dalam jangkauan ‘baik dikonsumsi sebelum’

 

2. Jaga makanan beku tetap beku

Makanan beku harus tetap beku bila disimpan (foto: pixabay)

Bila membeli makanan beku segera masukkan ke dalam kulkas agar tetap segar.

 

3. Pisahkan bahan mentah dengan makanan matang

Pisahkan bahan mentah dan matang dalam wadah yang berbeda (foto: pixabay)

Selalu pisahkan kedua bahan ini. Serta gunakan peralatan dapur (pisau, tatakan, piring) yang berbeda agar tidak terjadi cross contamination.

 

4. Cek selalu lemari pendingin

Perbedaan suhu dapat mempengaruhi kualitas bahan makanan (foto: pixabay)

Lemari pendingin perlu dicek secara berkala untuk memastikan suhunya tetap optimal pada 1-5 derajat celcius.

 

5. Pastikan tangan tetap bersih

Selalu biasakan mencuci tangan (foto: pexels)

Selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memasak juga mencuci tangan setelah mengolah bahan mentah.

 

6. Pastikan dimasak sampai matang

Masak bahan makanan sampai matang (foto: pexels)

Makanan sebaiknya dimasak sampai matang untuk mematikan bakteri dan mikroorganisme lain yang merugikan, terutama daging ayam.

 

7. Telur selalu dimasak matang

Masak telur hingga matang (foto: pexels)

Untuk menghindari keracunan, sebaiknya telur dimasak hingga matang atau sampai kuning telur mengeras.

 

8. Selalu bersihkan serbet dapur

Serbet dapur penuh dengan bakteri bila sering dipakai (foto: pixabay)

Cuci serbet secara teratur, atau lebih baik lagi, disterilkan dengan cara direbus. Serbet bisa mengandung 100 milyar bakteria dalam seminggu masa pakai.

 

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Translate »