Analisis Rantai Nilai Mata Pencaharian Berkelanjutan di Desa Labuhan Ratu IX pada Kawasan Penyangga Taman Nasional Way Kambas

By in
13
Analisis Rantai Nilai Mata Pencaharian Berkelanjutan di Desa Labuhan Ratu IX pada Kawasan Penyangga Taman Nasional Way Kambas

Desa Labuhan Ratu IX merupakan desa yang didampingi yang didukung dan difasilitasi proyek mata pencaharian berkelanjutan. BPS (2020) mencatat bahwa pada 2019, jumlah kepala di Labuhan Ratu IX sekitar 500 KK.  Potensi desa yang mendukung kegiatan mata pencaharian masyarakat meliputi pertanian, peternakan, pariwisata (baik alam maupun budaya. Potensi ini dapat dikembangkan untuk pertanian berkelanjutan/pertanian alami

Lokasi desa Labuhan Ratu IX yang berada dikawasan penyangga TN Way Kambas, memungkinkan adanya aktivitas mata pencaharian yang beririsan dengan wilayah lindung ini. Dukungan untuk meningkatkan sistem mata pencaharian masyarakat di sekitar Taman Nasional Way Kambas yang juga diiringi dengan pengurangan risiko terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem juga diperlukan.

Dengan Tujuan yaitu:

  1. Mendapatkan informasi terkait pelaku usaha di tingkat desa-kabupaten-provinsi
  2. Mendapatkan gambaran tentang rantai nilai, rantai pasar komoditas mata pencaharian berkelanjutan opsi pengembangannya.

Ruang lingkup kegiatan analisis rantai nilai, terdiri dari:

  • Mengumpulkan bahan dan data hasil-hasil studi di Desa Labuhan Ratu IX, termasuk hasil kajian SLA & PLUP.
  • Survey lapangan guna memahami dan menggali informasi mendalam, serta berdiskusi dengan stakeholders di Desa Labuhan Ratu IX
  • Menyusun rancangan teknis kegiatan meliputi: rancangan kegiatan, kebutuhan alat dan spesifikasinya.
  • Mengidentifikasi kebutuhan lainnya untuk mendukung tindak lanjut pasca analisis rantai nilai

Dari terlaksananya kegiatan ini akan diketahui perkembangan peningkatan ekonomi, untuk dilakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan serta memahami komoditi yang dikembangkan masyarakat serta arah pemasarannya.

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
54321
(0 votes. Average 0 of 5)
Translate »