Arsitektur Bangunan yang Terinspirasi Oleh 'Sustainability'

By in
382
Arsitektur Bangunan yang Terinspirasi Oleh 'Sustainability'

Benda-benda disekitar kita yang tidak digunakan lagi ternyata masih memiliki nilai tambah (added value) yang dapat dimanfaatkan kembali. Beberapa barang bekas dapat dimanfaatkan ke dalam kreasi barang-barang seni atau tepat guna, atau bahkan barang bekas tersebut dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang menambah nilai arsitektur serta  memiliki nilai ‘sustainability’.

Beberapa contoh dibawah ini merupakan bangunan arsitektur yang menambahkan konsep dan unsur sustainability di dalam pembangunannya serta sasaran menjadi salah satu pelopor dari desain yang sustainable:

1. Naju art Museum (Hyunjee Joo)

Penambahan konstruksi pelindung jendela menggunakan keranjang plastik bekas daur ulang.

Naju Art Museum (foto: materia.nl)

2. Capilla San Bernardo.

Sebuah rumah menggunakan bahan dasar batu bata daur ulang.

Capilla San Bernardo (foto: architectural review)

3. Bima Micro Library

Sebuah perpustakaan mini di Bandung ini menggunakan wadah plastik es krim sebagai pengganti kaca jendela.

Bima Micro Library (foto: Arch Daily)

4. Properly Breathing House (H&P Architects)

Penambahan konstruksi pelindung jendela menggunakan keramik daur ulang.

Properly Breathing House (foto: Designboom)

5. Vegan House (Block Arhitect)

Bahan material jendela menggunakan bahan daur ulang

Vegan House (foto: inhabitat)

6. Collage House (S+PS Architect)

Bahan jendela dan pintu menggunakan kayu daur ulang.

Collage House (foto: archdaily)

Nah itulah beberapa contoh arsitektur bangunan yang terinspirasi oleh sustainability. Semoga bisa memberi inspirasi ya kawan!

 

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Share on Google+
Google+
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Translate »