Bagaimana Polusi Udara Dapat Mengurangi Kecerdasan Kita

By in
2277
Bagaimana Polusi Udara Dapat Mengurangi Kecerdasan Kita

Polusi udara tidak hanya merampas hak kita untuk menikmati udara bersih. Namun juga polusi udara dapat mengurangi kecerdasan dan cara kita berpikir juga lho kawan. Baru-baru ini, penelitian di sebuah kota di negara Cina dengan tingkat polusi tertinggi dilakukan untuk melihat dampak polusi udara terhadap kemampuan berpikir. Namun benarkah polusi udara dapat menurunkan kemampuan kognitif kita?

Dites dengan Ujian Matematika

Penelitian berjudul The Impact of Exposure to Air Pollution on Cognitive Performance dipublikasi dalam jurnal PNAS (Proceedings of the National Academy of Sciences of The United State of America), melibatkan 25.000 orang di 162 kabupaten yang berbeda. Hubungan antara polusi dan penurunan kognitif diuji coba oleh peneliti Tiongkok menggunakan tes verbal dan matematika. Tes dilakukan secara terus menerus dan membandingkan hasilnya dengan hasil perubahan udara di tahun-tahun sebelumnya. Subjek penelitian dibagi berdasarkan kelompok umur.

Hasilnya didapat ada penurunan kemampuan menyelesaikan tes yang diberikan pada kelompok umur yang lebih tua dalam jangka pendek. Hubungan dampak polusi udara dalam penurunan kognitif berbanding lurus dengan semakin bertambahnya umur. Selain itu, masyarakat yang berpendidikan rendah berpotensi terkena dampak yang lebih parah dikarenakan banyak dari mereka yang bekerja di luar ruangan.

Sedangkan bagi orang-orang usia lanjut, polusi udara dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengambil keputusan dalam hal finansial dan kesehatan.

Belum Diketahui Kenapa Polusi Udara Dapat Mengurangi Kecerdasan

Menurut Xi Chen, co-author paper dari penelitian tersebut, belum diketahui secara pasti apa penyebab penurunan kemampuan kognitif bagi masyarakat yang tinggal di kota berpolusi.  Chen berasumsi bahwa ada hubungannya dengan ‘materi putih di otak yang menghubungkan koordinasi dan komunikasi antara satu sel dengan sel lainnya.

Namun mengkaitkan hal tersebut dengan penurunan kognitif masih jauh dari pasti. Menurut James Hendrix, direktur asosiasi Alzheimer dari Amerika Serikat, merasa skeptis dan menyebutkan masih banyak faktor lain yang mungkin juga berkontribusi. Dia menyebutkan faktor-faktor seperti kebiasaan seseorang berolahraga, kebiasaan makan, sampai dengan interaksi sosial bisa juga mempengaruhinya.

Kondisi Udara Saat Ini

Saat ini kota-kota besar di dunia memiliki tingkat polusi udara lebih tinggi dibandingkan sekitarnya. Polusi udara lebih banyak disebabkan oleh tingginya volume kendaraan yang lalu lalang di daerah perkotaan. Polusi karena gas SOx dan NOx dari hasil pembakaran bahan bakar fosil oleh mobil dan motor.

Di dalam laporannya, WHO menyebutkan kota-kota dengan polusi terparah di dunia. Negara kita belum termasuk ke dalam 10 negara yang masuk ke dalamnya. Namun tentunya ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk mulai mengurangi polusi udara di kota tempat kita tinggal.

 

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Translate »