{"id":9252,"date":"2022-08-18T15:35:00","date_gmt":"2022-08-18T08:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/yapeka.or.id\/?p=9252"},"modified":"2022-10-04T11:56:40","modified_gmt":"2022-10-04T04:56:40","slug":"dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/","title":{"rendered":"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare)"},"content":{"rendered":"<p>Dugong (<em>Dugong dugon<\/em>) merupakan satu-satunya mamalia laut yang berada di famili Dugongidae. Famili Dugongidae terbagi menjadi dua spesies yakni <em>Dugong dugon<\/em> dan <em>Hydromegalis gigas<\/em>. Namun diketahui bahwa spesies <em>Hydromegalis gigas<\/em> telah mengalami kepunahan pada abad ke-18 akibat dari perburuan yang dilakukan pada saat itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Indonesia, Undang-Undang no 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Hayati dan Ekosistemnya telah mencantumkan perlindungan satwa Dugong. Selain itu, masuk dalam golongan Apendiks I (CITES), dimana segala bentuk perdagangan internasional dilarang untuk jenis satwa ini. IUCN memasukkan spesies ini dalam kategori rentan (vulnarable), mengindikasikan dugong sedang mengalami resiko kepunahan yang tinggi. Hal tersebut menjadikan pentingnya data perjumpaan dengan dugong sebagai salah satu upaya untuk pelestarian dan perlindungan dugong.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengumpulan Data Perjumpaan Dugong<\/h2>\n\n\n\n<p>Data mengenai perjumpaan dengan dugong diketahui melalui beberapa cara yaitu perjumpaan secara langsung, kasus terdampar, jejak makan, maupun wawancara dengan warga setempat. Perjumpaan ini erat kaitannya dengan keberadaan lamun sebagai pakan utamanya. Salah satu lokasi yang memiliki sebaran padang lamun luas yaitu di Sulawesi Utara. Adapun data mengenai perjumpaan dengan dugong di lokasi ini disajikan pada tabel dibawah.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"974\" height=\"405\" src=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9253\" srcset=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25.png 974w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25-300x125.png 300w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25-768x319.png 768w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25-560x233.png 560w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25-400x166.png 400w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25-900x374.png 900w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Screen-Shot-2022-10-03-at-17.46.25-721x300.png 721w\" sizes=\"auto, (max-width: 974px) 100vw, 974px\" \/><figcaption>Gambar 1. Data Perjumpan Dugong.<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Hasil wawancara 117 nelayan lokal, sebagian besar menyatakan pernah berjumpa dengan dugong (beberapa kali) selama kurun waktu 1 bulan melaut. Perjumpaan jejak makan dugong (<em>feeding trail<\/em>) dapat ditemui dibeberapa lokasi padang lamun. Jejak makan dugong diketahui terlihat seperti alur memanjang yang berliku-liku.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"550\" height=\"412\" src=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9255\" srcset=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina.png 550w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina-300x225.png 300w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina-260x195.png 260w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina-360x270.png 360w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina-480x360.png 480w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina-400x300.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><figcaption>Gambar 2. Jejak makan Dugong (f<em>eeding trail<\/em>).<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Data perjumpaan langsung pada tanggal 23 Oktober 2021 oleh Dina diketahui di dua lokasi berbeda, yakni di lokasi yang dekat dari pemukiman (Gambar 1) pada siang hari dan yang jauh dari pemukiman (Gambar 2) pada sore hari. Kemunculan dugong di lokasi pertama diketahui saat dugong sedang mengambil napas. Ketika itu, terlihat dengan jelas hidung dugong yang sedang mengambil napas ke permukaan. <\/p>\n\n\n\n<p>Jarak antara dugong dan kapal pada saat itu diperkirakan sekitar 10 meter. Kemunculan dugong berikutnya yakni terlihat 2 ekor dugong sedang berenang. Hal ini terlihat ketika bagian punggung dugong terlihat di permukaan. Jarak antara dugong dengan kapal diperkirakan sekitar 25 meter. Perjumpaan ini dibantu oleh dua orang nelayan bernama Dolfiance Lahading dan Andre Lahading. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kesejahteraan Hewan (<em>Animal Welfare<\/em>) Dugong<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"550\" height=\"412\" src=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-9256\" srcset=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman.png 550w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman-300x225.png 300w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman-260x195.png 260w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman-360x270.png 360w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman-480x360.png 480w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Lokasi-Perjumpaan-Dugong-Dekat-Pemukiman-400x300.png 400w\" sizes=\"auto, (max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><figcaption>Gambar 3. Lokasi Perjumpaan Dugong di dekat pemukiman warga.<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Kesejahteraan hewan merupakan ilmu yang penting diketahui. Secara\nsingkat, kesejahteraan hewan merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan\nfisik dan mental hewan yang perlu ditegakkan untuk melindungi hewan tersebut.\nTerdapat 5 prinsip kesejahteraan hewan, yakni:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Hewan bebas dari rasa lapar dan\nhaus<\/li><li>Hewan bebas dari rasa takut dan\ntertekan<\/li><li>Hewan bebas dari rasa sakit<\/li><li>Hewan bebas dari rasa\nketidaknyamanan<\/li><li>Hewan bebas mengekspresikan\nperilaku alaminya<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Dalam tesis Dina (2021), terdapat 5 domain terkait <em>animal welfare<\/em> Dugong yang diteliti yaitu domain lingkungan, domain nutrisi, domain kesehatan, domain perilaku interaksi, dan domain kesehatan mental. Pengambilan data dilakukan di Desa Bahoi, Tarabitan, Bulutui dan Gangga Satu, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara keseluruhan, dugong yang teramati masuk dalam kategori sejahtera. Ditinjau dari banyaknya perjumpaan jejak makan dugong di lokasi penelitian. Keberadaan <em>feeding trail<\/em> membuktikan bahwa dugong merasa aman dan nyaman saat makan di area padang lamun. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"698\" src=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-1024x698.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9261\" srcset=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-1024x698.jpeg 1024w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-300x205.jpeg 300w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-768x524.jpeg 768w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-1536x1047.jpeg 1536w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-560x382.jpeg 560w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-400x273.jpeg 400w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-900x614.jpeg 900w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-440x300.jpeg 440w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-990x675.jpeg 990w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM-1584x1080.jpeg 1584w, https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-10-04-at-11.42.29-AM.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Gambar 4. Peta <em>dugong sighting<\/em> di lokasi penelitian (Dina, 2021)<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Meskipun masih ada konsumsi Dugong untuk acara adat (minim) secara umum di Sulawesi Utara, hampir sebagian besar nelayan di lokasi penelitian telah mengerti dan paham bahwa dugong merupakan satwa yang dilindungi. Beberapa nelayan mengatakan bahwa mereka tidak memburu dugong dan selalu memerhatikan keamanan dan keselamatan dugong, seperti tidak banyak melewati area padang lamun tempat dugong makan dan beraktivitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasil ini merupakan kabar yang baik untuk kehidupan dugong di Sulawesi Utara, namun tetap perlu adanya pelestarian yang menjamin perlindungan terhadap dugong. Hal ini penting dilakukan agar dugong tetap dapat hidup dan bereproduksi dengan baik sehingga penurunan jumlah populasi dugong dapat dikurangi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-right has-small-font-size\"><em>Artikel oleh Dina\/YAPEKA<\/em><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam tesis Dina (2021), terdapat 5 domain terkait animal welfare Dugong yang diteliti yaitu domain lingkungan, domain nutrisi, domain kesehatan, domain perilaku interaksi, dan domain kesehatan mental. Pengambilan data dilakukan di Desa Bahoi, Tarabitan, Bulutui dan Gangga Satu, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Secara keseluruhan, dugong yang teramati masuk dalam kategori sejahtera. Ditinjau dari banyaknya perjumpaan jejak makan dugong di lokasi penelitian. Keberadaan feeding trail membuktikan bahwa dugong merasa aman dan nyaman saat makan di area padang lamun. <\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":9255,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"ppma_author":[302],"class_list":["post-9252","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare) - Rumah Yapeka<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare) - Rumah Yapeka\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam tesis Dina (2021), terdapat 5 domain terkait animal welfare Dugong yang diteliti yaitu domain lingkungan, domain nutrisi, domain kesehatan, domain perilaku interaksi, dan domain kesehatan mental. Pengambilan data dilakukan di Desa Bahoi, Tarabitan, Bulutui dan Gangga Satu, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Secara keseluruhan, dugong yang teramati masuk dalam kategori sejahtera. Ditinjau dari banyaknya perjumpaan jejak makan dugong di lokasi penelitian. Keberadaan feeding trail membuktikan bahwa dugong merasa aman dan nyaman saat makan di area padang lamun.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Rumah Yapeka\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-08-18T08:35:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-04T04:56:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"550\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"412\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rumah Yapeka\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@rumahyapeka\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rumah Yapeka\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimated reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rumah Yapeka\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/person\/53ef21042eebf95e55256650435a79d5\"},\"headline\":\"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare)\",\"datePublished\":\"2022-08-18T08:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-04T04:56:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\"},\"wordCount\":607,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Umum\"],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\",\"url\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\",\"name\":\"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare) - Rumah Yapeka\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-08-18T08:35:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-04T04:56:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/\",\"name\":\"Rumah Yapeka\",\"description\":\"lembaga non-profit yang bergerak dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Alam\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#organization\",\"name\":\"Rumah Yapeka\",\"url\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/coba1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/coba1.png\",\"width\":250,\"height\":300,\"caption\":\"Rumah Yapeka\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka\",\"https:\/\/www.instagram.com\/rumah.yapeka\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/person\/53ef21042eebf95e55256650435a79d5\",\"name\":\"Rumah Yapeka\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/person\/image\/8443f41f2d755c6161f3a6a1a3986b23\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea4f51e5ac5bf5843f920bcad2f85e802d01be4b46b13d253ec3f4696dff6eb6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea4f51e5ac5bf5843f920bcad2f85e802d01be4b46b13d253ec3f4696dff6eb6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rumah Yapeka\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/yapeka.or.id\/\",\"https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka\",\"@rumah.yapeka\",\"https:\/\/twitter.com\/rumahyapeka\",\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCZA2AAOoziUsn9RrY93f_bg\",\"https:\/\/www.tumblr.com\/blog\/view\/rumahyapeka\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@rumahyapeka\"],\"url\":\"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/author\/yapekakita\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare) - Rumah Yapeka","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare) - Rumah Yapeka","og_description":"Dalam tesis Dina (2021), terdapat 5 domain terkait animal welfare Dugong yang diteliti yaitu domain lingkungan, domain nutrisi, domain kesehatan, domain perilaku interaksi, dan domain kesehatan mental. Pengambilan data dilakukan di Desa Bahoi, Tarabitan, Bulutui dan Gangga Satu, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Secara keseluruhan, dugong yang teramati masuk dalam kategori sejahtera. Ditinjau dari banyaknya perjumpaan jejak makan dugong di lokasi penelitian. Keberadaan feeding trail membuktikan bahwa dugong merasa aman dan nyaman saat makan di area padang lamun.","og_url":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/","og_site_name":"Rumah Yapeka","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka","article_author":"https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka","article_published_time":"2022-08-18T08:35:00+00:00","article_modified_time":"2022-10-04T04:56:40+00:00","og_image":[{"width":550,"height":412,"url":"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Feeding-Trail-Dina.png","type":"image\/png"}],"author":"Rumah Yapeka","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@rumahyapeka","twitter_misc":{"Written by":"Rumah Yapeka","Estimated reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/"},"author":{"name":"Rumah Yapeka","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/person\/53ef21042eebf95e55256650435a79d5"},"headline":"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare)","datePublished":"2022-08-18T08:35:00+00:00","dateModified":"2022-10-04T04:56:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/"},"wordCount":607,"publisher":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#organization"},"articleSection":["Umum"],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/","url":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/","name":"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare) - Rumah Yapeka","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#website"},"datePublished":"2022-08-18T08:35:00+00:00","dateModified":"2022-10-04T04:56:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/dugong-di-sulawesi-utara-dari-kacamata-kesejateraan-hewan-animal-welfare\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yapeka.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#website","url":"https:\/\/yapeka.or.id\/","name":"Rumah Yapeka","description":"lembaga non-profit yang bergerak dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Alam","publisher":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yapeka.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#organization","name":"Rumah Yapeka","url":"https:\/\/yapeka.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/coba1.png","contentUrl":"https:\/\/yapeka.or.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/coba1.png","width":250,"height":300,"caption":"Rumah Yapeka"},"image":{"@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka","https:\/\/www.instagram.com\/rumah.yapeka"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/person\/53ef21042eebf95e55256650435a79d5","name":"Rumah Yapeka","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/yapeka.or.id\/#\/schema\/person\/image\/8443f41f2d755c6161f3a6a1a3986b23","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea4f51e5ac5bf5843f920bcad2f85e802d01be4b46b13d253ec3f4696dff6eb6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea4f51e5ac5bf5843f920bcad2f85e802d01be4b46b13d253ec3f4696dff6eb6?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rumah Yapeka"},"sameAs":["https:\/\/yapeka.or.id\/","https:\/\/www.facebook.com\/rumahyapeka","@rumah.yapeka","https:\/\/twitter.com\/rumahyapeka","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCZA2AAOoziUsn9RrY93f_bg","https:\/\/www.tumblr.com\/blog\/view\/rumahyapeka","https:\/\/www.tiktok.com\/@rumahyapeka"],"url":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/author\/yapekakita\/"}]}},"authors":[{"term_id":302,"user_id":1,"is_guest":0,"slug":"yapekakita","display_name":"Rumah Yapeka","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ea4f51e5ac5bf5843f920bcad2f85e802d01be4b46b13d253ec3f4696dff6eb6?s=96&d=mm&r=g","first_name":"Rumah","last_name":"YAPEKA","user_url":"https:\/\/yapeka.or.id\/","job_title":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9252","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9252"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9252\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9262,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9252\/revisions\/9262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9255"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9252"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9252"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9252"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/yapeka.or.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=9252"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}