Pemasangan Tanda Batas Rumah Boboca Desa Bulutui

By in , ,
6
Pemasangan Tanda Batas Rumah Boboca Desa Bulutui

Rumah Boboca, sebuah inisiatif dari masyarakat Desa Bulutui dalam pengelolaan perikanan gurita mulai dilaksanakan mulai Sabtu, tanggal 29 Februari 2020. Pengelolaan ini ditandai dengan pemasangan tanda batas area kelola di Napo Ila, yang merupakan wilayah dari Desa Bulutui. Pengelolaan ini dilaksanakan dalam bentuk penutupan sementara pengambilan gurita di lokasi Napo Ila ini selama 3 bulan, mulai bulan Maret sampai Mei 2020. Pembukaan Rumah Boboca ini rencananya akan dilakukan pada tanggal 1 Juni 2020.

Gambar 1. Pemberat/jangkar untuk menahan Pelampung Buoi (tanda batas Rumah Boboca).

Sebanyak 15 pelampung dilepas di sekeliling Napo Ila untuk memberi tahu nelayan setempat bahwa lokasi itu merupakan lokasi dengan pengelolaan perikanan gurita. Pelepasan kelimabelas pelampung ini dihadiri oleh perwakilan dari pemerintah desa, ketua BPD, mantan kepala desa, pengumpul gurita, nelayan gurita, dan nelayan umum.

Gambar 2. Nelayan Gurita di Desa Bulutui.

Rumah Boboca ini adalah langkah awal bagi masyarakat Desa Bulutui untuk lebih bijak dalam memanfaatkan sumber daya pesisir. Dengan penutupan sementara ini, masyarakat dapat belajar untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi hal-hal terkait pemanfaatan pesisir yang lestari dan berkelanjutan. Tidak hanya pengelolaan perikanan gurita saja, diharapkan ke depannya masyarakat Desa Bulutui akan mampu mengelola sumber daya alamnya secara umum yang lestari dan berkelanjutan.

Gambar 3. Tim Rumah Yapeka bersama warga Desa Bulutui setelah pemasangan tanda batas Rumah Boboca.

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
54321
(0 votes. Average 0 of 5)
Translate »