Pengajuan Kluster Nusa Tabukan dan Kluster Tabukan Selatan Sebagai Pencadangan Kawasan Konservasi Dalam RZWP3K Sulawesi Utara

By in , ,
33
Pengajuan Kluster Nusa Tabukan dan Kluster Tabukan Selatan Sebagai Pencadangan Kawasan Konservasi Dalam RZWP3K Sulawesi Utara

Kegiatan bertajuk “Diskusi Kelompok Terarah: Mengajukan Kluster Nusa Tabukan dan Kluster Tabukan Selatan Sebagai Pencadangan Kawasan Konservasi Dalam RZWP3K Sulawesi Utara” telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2019, bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Leny Dwihastuty dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga Bapak Ronald Posundu dari Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Utara dan Ami Raini Putriraya dari Perkumpulan YAPEKA sebagai pemapar materi. Diundang juga wakil-wakil masyarakat dari 10 kampung (Bukide Timur, Bukide, Nusa, Nanusa, Nanedakele, Laotongan, Batuwingkung, Bulo, Beeng, dan Beeng Laut) di wilayah-wilayah yang akan diajukan, dan dinas-dinas terkait di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan BAPELITBANG Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Gambar 1. Peta usulan “Kluster Nusa Tabukan, Tabukan Selatan, dan perairan sekitarnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara sebagai pencadangan Kawasan Konservasi Dalam RZWP3K Sulawesi Utara”.

Materi-materi yang disampaikan antara lain wilayah-wilayah yang akan diusulkan untuk pencadangan, tahapan proses pencadangan kawasan konservasi sampai pada penetapan kawasan konservasi, dan pentingnya kawasan konservasi bagi kehidupan masyarakat, khususnya nelayan skala kecil.

Setelah pemaparan materi, dilakukan diskusi terarah dengan wakil-wakil masyarakat dan dinas terkait. Hasil diskusi ini adalah disepakatinya pengusulan wilayah yang diberi nama “Kluster Nusa Tabukan, Tabukan Selatan, dan perairan sekitarnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara” untuk dicadangkan sebagai kawasan konservasi. Luas wilayah yang diusulkan kurang lebih 66.000 hektar. Pengusulan ini merupakan pengusulan yang berasal dari inisiatif masyarakat di tingkat tapak, yang bermula dari pendampingan YAPEKA sejak tahun 2016. Diharapkan usulan pencadangan ini akan dapat melestarikan sumber daya alam pesisir dengan lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal ketahanan pangan dan mata pencaharian alternatif.

Gambar 2. Penandatangan Berita Acara oleh semua pihak yang hadir dalam kegiatan diskusi terarah di Kantor Dinas Kelautan Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe (foto diatas mewakili semua pihak yang menandatangi Berita Acara).

Berita acara kesepakatan mengenai “Pengajuan Kluster Nusa Tabukan, Tabukan Selatan, dan perairan sekitarnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara sebagai pencadangan Kawasan Konservasi Dalam RZWP3K Sulawesi Utara”, telah ditandatangani oleh semua pihak yang hadir dalam diskusi ini.

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Translate »