Penyadartahuan Pengelolaan Perikanan Gurita dengan Sistem Buka-tutup di Desa Bulutui dan Gangga satu

By in , ,
31
Penyadartahuan Pengelolaan  Perikanan Gurita dengan Sistem Buka-tutup di Desa Bulutui dan Gangga satu

Sejak Januari 2020 hingga Maret 2020, kami sedang mengadakan n-kegiatan Penyadartahuan Pengelolaan Perikanan Gurita di Desa Bulutui dan Gangga Satu, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini berupaya mengenalkan siklus hidup gurita yang dikaitkan dengan pengelolaan perikanan gurita dengan sistem buka-tutup kepada masyarakat, pentingnya perikanan gurita bagi ekonomi masyarakat serta upaya konservasi yang akan dilakukan di kedua desa tersebut. Diharapkan dengan bertambahnya pengetahuan mengenai gurita, hal ini mampu mendorong masyarakat mendapatkan hasil gurita maksimal secara ekonomi dengan memperhatikan keberlanjutan ekologis dan faktor-faktor lingkungan lainnya.

Gambar 1. Penyadartahuan sistem buka-tutup boboca (gurita) kepada kaum perempuan.

Sasaran kegiatan penyadartahuan ini yaitu kaum perempuan, kaum nelayan umum, dan generasi muda khususnya anak-anak usia Sekolah Dasar (SD). Kegiatan “Belajar tentang Boboca” untuk anak-anak Sekolah Dasar diperuntukan bagi kelas 4, 5 dan 6. Dalam kegiatan ini, selain belajar mengenai biologi gurita, mereka juga diajak untuk mengikuti beberapa permainan dan lomba melukis untuk melatih kreativitas dan membangun kerjasama. Selain itu, kami juga membagikan tas belanja kain bagi kaum perempuan sebagai upaya mendukung gerakan pengurangan sampah plastik di masyarakat. Memulai dari hal kecil sesedini mungkin, untuk memeberikan dasar yang kuat bagi masayrakat untuk melestarikan lingkungan di sekitarnya.

Gambar 2. Penyadartahuan sistem buka-tutup boboca (gurita) kepada nelayan gurita.

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
54321
(0 votes. Average 0 of 5)
Translate »