Usulan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

By in ,
1148
Usulan Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

Sejak tahun 2015 Perkumpulan YAPEKA bersama-sama dengan Perkumpulan Sampiri, Burung Indonesia dan Critical Ecosystem Partnership Fund telah memfasilitasi masyarakat di Kepulauan Sangihe. Fasilitasi ini bertujuan agar terbentuknya Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Berbasis Masyarakat.

KKP tidak semata-mata melindungi perairan dan satwa yang tinggal di dalamnya. KKP juga bertujuan untuk merestorasi hewan tangkapan nelayan sehingga adanya keseimbangan dan berkelanjutan. KKP Berbasis Masyarakat diartikan KKP tersebut dikelola dan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya tanpa adanya intervensi dari pihak luar.

Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sudah terinisiasi KKP berbasis masyarakat di 4 desa, yaitu antara lain: (1) Kampung Batuwingkung, (2) Bukide, (3) Bukide Timur, dan (4) Nusa. Inisiasi KKP berdasarkan inisiatif masyarakat, diperkuat oleh pembentukan lembaga dan kelompok pengelola. Saat ini sudah ada total 2170,52 ha KKP yang diinisiasi oleh masyarakat.

Presentasi usulan KKP ke dalam RZWP3K Sulawesi Utara (foto: dok Perkumpulan YAPEKA)

Setelah pendirian Kawasan Konservasi Perairan, Implementasi KKP ke dalam RZWP3K (Rencana Zonasi Wilayah Perairan dan Pulau-Pulau Kecil) perlu dilakukan. Hal tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Republik Indonesia di dalam pencanangan KKP. Oleh karena itu, pada tanggal 6 Maret 2019, Tim Perkumpulan YAPEKA mengundang pemangku kepentingan terkait, mulai dari masyarakat sampai dengan pemerintah desa.

Presentasi Peta KKP Sulawesi Utara (foto: dok Perkumpulan YAPEKA)

Forum diskusi usulan KKP Berbasis Masyarakat ini berisi tentang presentasi hasil-hasil kegiatan dan inisiasi KKP Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe. KKP dipresentasikan dalam bentuk peta sehingga terlihat jelas dalam konteks spasialnya.

Pemangku kepentingan terkait KKP Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe juga di ajak untuk berdiskusi untuk mendapatkan gambaran rencana tindak lanjut dalam kaitannya dengan pencadangan dan pengelolaan pesisir berbasis masyarakat dalam RZWP3K Sulewesi Utara.

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
95Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
Translate »