Memasuki babak baru dalam perjalanan kami, dengan bangga YAPEKA mengumumkan pengangkatan Topan Cahyono sebagai direktur, menggantikan Agustinus Wijayanto yang telah memimpin YAPEKA sejak 2022 dan berkontribusi dalam perjalanan organisasi selama lebih dari satu dekade. Dengan semangat meneruskan nilai-nilai baik yang telah dibangun, penyerahan tongkat estafet kepemimpinan ini menjadi momen penting bagi YAPEKA dalam memperkuat upaya konservasi Indonesia dan membangun masyarakat yang berdaya secara berkelanjutan.
Jejak Dedikasi Agustinus Wijayanto
Selama lebih dari satu dekade berkarya bersama YAPEKA, serta 5 tahun menjadi direktur, Agustinus Wijayanto, atau yang akrab disapa Om AW, telah menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi. Kepemimpinannya tidak hanya hadir dalam berbagai program dan kerja konservasi, tetapi juga dalam proses membangun organisasi, mengembangkan tim, serta memperkuat pendekatan YAPEKA yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dari upaya pelestarian alam.
Di bawah kepemimpinannya, berbagai inisiatif konservasi dan pemberdayaan masyarakat terus dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia. Alam tidak dilihat sebagai sesuatu yang berdiri sendiri, melainkan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang perlu dijaga bersama. Lebih dari sekadar menjalankan peran sebagai pemimpin, perjalanan Om AW bersama YAPEKA juga diwarnai dengan proses berbagi pengalaman, membimbing, dan menumbuhkan nilai-nilai yang menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga saat ini.
Kini, setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya, YAPEKA menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kontribusi, inspirasi, dan keteladanan yang telah ditinggalkan selama perjalanan tersebut. Pergantian kepemimpinan bukan berarti berhenti pada apa yang telah dilakukan, melainkan menjadi kesempatan untuk membawa berbagai pembelajaran dan nilai yang telah dibangun menuju perjalanan berikutnya.
Menyambut Semangat Topan Cahyono
Di tahun 2026 ini, YAPEKA memperkenalkan Topan Cahyono, atau yang akrab disapa Mas Topan, sebagai Direktur YAPEKA menggantikan Om AW. Lahir di Blora, Jawa Tengah, Topan memiliki latar belakang pendidikan di bidang biologi yang kemudian menjadi salah satu fondasi ketertarikannya terhadap dunia konservasi. Ketertarikannya terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem membawanya bergabung dengan YAPEKA pada tahun 2014. Sejak saat itu, perjalanan Topan bersama YAPEKA berkembang melalui berbagai pengalaman dalam kerja-kerja konservasi dan pemberdayaan masyarakat.
Pengalaman tersebut turut membentuk cara pandangnya terhadap konservasi sebagai sebuah upaya yang tidak hanya berfokus pada perlindungan alam, tetapi juga pada kehidupan masyarakat yang bergantung dan hidup berdampingan dengan lingkungan. Bagi Topan, konservasi bukan hanya tentang menjaga alam, tetapi juga tentang membangun kehidupan masyarakat yang berdaya dan berkelanjutan.
Kepemimpinan baru membawa perspektif dan pengalaman yang berbeda. Namun, perjalanan sebuah organisasi tidak kembali ke awal setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan. Nilai, pembelajaran, serta kerja sama yang telah dibangun tetap menjadi bagian dari fondasi perjalanan selanjutnya.
Karena pada akhirnya, konservasi bukanlah perjalanan satu orang atau satu generasi. Ia adalah perjalanan bersama, tentang menjaga apa yang telah ada, belajar dari pengalaman, dan terus membuka ruang bagi langkah-langkah baru untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.
Terima kasih, Om AW! Selamat mengemban amanah, Mas Topan!



