
Home > Learning Media > Learning Module
Empowering communities is the key to creating sustainable change
Modul Pemulihan Terumbu Karang Ini Merupakan Panduan Bagi
Pemerintahan Desa/Kampung Agar Dapat Merencanakan, Menganggarkan,
Dan Melaksanakan Pemulihan Terumbu Karang Dengan Berorientasi Bagi
Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Laut Dan Pengelolaan Wilayah Pesisir Laut
Secara Lestari Dan Berkelanjutan Sesuai Dengan Sdgs Desa Dan Mengacu
Pada Sistem Keuangan Desa
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Protecting Together: YAPEKA for Empowerment and Nature Conservation.


Desa Bulutui, 06 – 07 Februari 2022. Menguatkan tata kelola organisasi dan keuangan yang ada, bagian dari penopang Perikanan skala kecil untuk menjaga rantai nilai semakin beradaptasi dengan perkembangan saat ini

Jumat, 30 September 2022, YAPEKA mendapat kehormatan menjadi dosen tamu atau narasumber di mata kuliah pilihan, Perencanaan Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Rimbang Baling Wildlife Reserve (RBWR) with a total area of about 141.226 Hectares is known as a long-term priority Sumatran tiger (Panthera tigris sumatrae) landscape globally. The Central Sumatra area has received national status as part of the national strategic areas. It is important for the long-term survival of Sumatran tigers as it serves as both a tiger source site and a critical linkage for tiger movement in the region.
Kampung Adat Namata berada di Kecamatan Sabu Barat, tepatnya Desa Raeloro. Wisatawan bisa berkendara selama 20 menit, sekitar 4 Km dari Seba, ibu kota Kabupaten Sabu Raijua. Di kampung adat

Karimba Fest 2024 telah berhasil terselenggarakan, pada Sabtu 31 Agustus 2024. bertempat di lapangan Desa Tanjung Belit, Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau. Bersama dengan Konsorsium KERABAT (YAPEKA, INDECON, dan FHK) dan keterlibatan mitra lokal, seperti Rumah Sunting, dan Green Radio Line.

Sumber daya alam menjadi sebuah kelebihan dan kerentanan suatu wilayah, menjaga dalam kerangka peraturan desa menjadi sebuah keharusan agar pengelolaannya berkelanjutan .
Oleh: YAPEKA Ekosistem lamun merupakan salah satu aset penting bagi wilayah pesisir.

Oleh: YAPEKA Lamun Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam upaya konservasi
Empower Communities and Conserve Nature as a Volunteer with YAPEKA!
Introducing nature and biodiversity in Indonesia through community and environmental activities to raise awareness about the importance of conserving and sustaining its rich biodiversity for the present and future generations.
Stay updated with the latest information from us
2023 Yapeka. All rights reserved.