Modul Pembelajaran

Home > Learning Media > Learning Module

Learning Media

Empowering communities is the key to creating sustainable change

Modul Pembelajaran

Modul Pelatihan Pemulihan Terumbu Karang di Perairan Oesina, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang

Modul Pemulihan Terumbu Karang Ini Merupakan Panduan Bagi

Pemerintahan Desa/Kampung Agar Dapat Merencanakan, Menganggarkan,

Dan Melaksanakan Pemulihan Terumbu Karang Dengan Berorientasi Bagi

Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Laut Dan Pengelolaan Wilayah Pesisir Laut

Secara Lestari Dan Berkelanjutan Sesuai Dengan Sdgs Desa Dan Mengacu

Pada Sistem Keuangan Desa

Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Kabupaten Sumba Timur

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Materi Pengembangan Budidaya Rumput Laut

Pemandu Ekowisata

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Pencegahan Hasil Tangkapan Samping Perikanan (Bycatch) dengan Menggunakan alat Pisces

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Pengolahan Rumput Laut dan Hasil Perikanan

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Rehabilitasi Terumbu Karang bagi Kelompok Masyarakat

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Join Hands To Protect

Protecting Together: YAPEKA for Empowerment and Nature Conservation.

KATALOG BLUE MENU: Kumpulan Paket – Paket Kegiatan Desa yang Mendukung Pelestarian Wilayah Pesisir Laut

Buku “Katalog BLUE MENU” berisikan paket-paket yang mengakomodir kegiatan, sub bidang dan bidang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang ada di Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan SDGs Desa. aket-paket kegiatan dalam “Katalog BLUE MENU” merupakan menu-menu pilihan yang dapat dipilih oleh Pemerintahan Desa/Kampung dalam merencanakan, menganggarkan paket kegiatan pembangunan desa/kampung dan pemberdayaan masyarakat desa/kampung yang berorientasi kesejahteraan masyarakat pesisir serta pengelolaan wilayah pesisir laut secara lestari dan berkelanjutan, sesuai dengan SDGs Desa dan mengacu pada Sistem Keuangan Desa.

More info

Perkembangan OECM: Sosialisasi dan Rencana Uji Petik Definisi dan Kriteria OECM

OECM didefinisikan: “kawasan perairan pesisir dan pulau-pulau kecil, lepas Pantai, dan laut dalam yang secara geografis berada di luar kawasan konservasi, dikelola oleh pemerintah, perguruan tinggi, Lembaga riset, swasta dan/atau Masyarakat dengan menggunakan tata kelola yang memberikan dampak konservasi secara ekologis, keanekaragaman hayati, sosial, ekonomi, dan/atau budaya”. YAPEKA mendapatkan lokasi untuk melaksanakan uji petik definisi dan kriteria OECM di wilayah Sulawesi Utara yang akan dilaksankan bersama Pemerintah Daerah dan KKP.

More info

Keselamatan di Laut

Kecelakaan yang terjadi saat beraktivitas terutama di laut tidak pernah terduga, maka menjadi penting untuk mengetahui keadaan serta melakukan penilaian secara cepat di tempat kejadian.

More info

Perkembangan OECM: Sosialisasi dan Rencana Uji Petik Definisi dan Kriteria OECM

OECM didefinisikan: “kawasan perairan pesisir dan pulau-pulau kecil, lepas Pantai, dan laut dalam yang secara geografis berada di luar kawasan konservasi, dikelola oleh pemerintah, perguruan tinggi, Lembaga riset, swasta dan/atau Masyarakat dengan menggunakan tata kelola yang memberikan dampak konservasi secara ekologis, keanekaragaman hayati, sosial, ekonomi, dan/atau budaya”. YAPEKA mendapatkan lokasi untuk melaksanakan uji petik definisi dan kriteria OECM di wilayah Sulawesi Utara yang akan dilaksankan bersama Pemerintah Daerah dan KKP.

More info

PISCES

PISCES adalah alat yang digunakan untuk mengurangi dan mencegah hasil tangkap sampingan / bycatch, serta mengusir spesies yang tidak dikehendaki dengan menggunakan cahaya. Cahaya yang dikeluarkan oleh alat ini akan

More info

Asa KWT Pulau Tongah, Desa Batu Songgan

KWT Pulau Tongah saat ini, berupaya memproduksi barang kerajinan anyaman berbahan rotan, pandan, dan umbai yang merupakan sumber daya lokal. April 2023, konsorsium KERABAT memberikan coaching pengembangan produk kerajinan anyaman kepada KWT. Anyaman topi, nametag dan sampul buku berhasil dibuat saat proses coaching berlangsung.

More info