
LENTERA PERIKANAN SKALA KECIL
Oleh: Pius Erlangga. Media Outreach Project Blue SUN SSF foto ilustrasi 1: perahu tertambat di Pantai Tanjung Kramat, Gorontalo, karya Kaulina Silvitiani Nenek moyangku seorang pelaut. Gemar mengarung luas samudra.
Home > Learning Media > Learning Module
Empowering communities is the key to creating sustainable change
Modul Pemulihan Terumbu Karang Ini Merupakan Panduan Bagi
Pemerintahan Desa/Kampung Agar Dapat Merencanakan, Menganggarkan,
Dan Melaksanakan Pemulihan Terumbu Karang Dengan Berorientasi Bagi
Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Laut Dan Pengelolaan Wilayah Pesisir Laut
Secara Lestari Dan Berkelanjutan Sesuai Dengan Sdgs Desa Dan Mengacu
Pada Sistem Keuangan Desa
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Protecting Together: YAPEKA for Empowerment and Nature Conservation.

Oleh: Pius Erlangga. Media Outreach Project Blue SUN SSF foto ilustrasi 1: perahu tertambat di Pantai Tanjung Kramat, Gorontalo, karya Kaulina Silvitiani Nenek moyangku seorang pelaut. Gemar mengarung luas samudra.

Pada 09 Juni 2022, Bertepatan dengan Hari Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle Day) dan moment Hari laut Sedunia, YAPEKA bermitra dengan BKKPN Kupang dan PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur,

Beliau bernama Maxi Lahading, seorang pria paruh baya kelahiran Sulawesi Utara yang tinggal di Desa Bahoi, Kecamatan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara

Dengan judul “Pemodelan Socio – ekologi pada ekosistem Lamun di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara” oleh : Citra Septiani, S.Si, M.Res, Mahasiswa, Newcastle University, London, UK

Sabtu, 17 September 2022, bertempat di Kampung Bulo, Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, YAPEKA, melakukan penandatangan Nota Kesepahaman dengan POLNUSTAR.

Kami mengundang anda untuk berpartisipasi dalam kampanye “Go Green with Taiwan”! Ajukan ide inovatif Anda dengan memanfaatkan produk Go Green dari Taiwan untuk menciptakan lingkungan dan ekonomi yang lebih baik.

YAPEKA discovered a one-of-a-kind village on Batuwingkung Island, where over 90% of the fishers rely on shark fishing over generations. To better understand the operations of shark fishermen, merchants, and other stakeholders, we undertook a socioeconomic and environmental evaluation. We are also monitoring the catch at landing sites and assessing the catch trend with the support of local enumerators. We identified the species name, fishing effort, and fishing location, as well as the catch’s weight, length, and gender.

Oleh: YAPEKA Lamun Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam upaya konservasi

Berlangsung sejak November 2025, YAPEKA mendorong inisiatif Blue Economy Empowerment through Sustainable
Empower Communities and Conserve Nature as a Volunteer with YAPEKA!
Introducing nature and biodiversity in Indonesia through community and environmental activities to raise awareness about the importance of conserving and sustaining its rich biodiversity for the present and future generations.
Stay updated with the latest information from us
2023 Yapeka. All rights reserved.