Modul Pembelajaran

Home > Media Pembelajaran > Modul Pembelajaran

Media Pembelajaran

Pemberdayaan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan

Modul Pembelajaran

Modul Pelatihan Pemulihan Terumbu Karang di Perairan Oesina, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang

Modul Pemulihan Terumbu Karang Ini Merupakan Panduan Bagi

Pemerintahan Desa/Kampung Agar Dapat Merencanakan, Menganggarkan,

Dan Melaksanakan Pemulihan Terumbu Karang Dengan Berorientasi Bagi

Kesejahteraan Masyarakat Pesisir Laut Dan Pengelolaan Wilayah Pesisir Laut

Secara Lestari Dan Berkelanjutan Sesuai Dengan Sdgs Desa Dan Mengacu

Pada Sistem Keuangan Desa

Pengembangan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Kabupaten Sumba Timur

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Materi Pengembangan Budidaya Rumput Laut

Pemandu Ekowisata

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Pencegahan Hasil Tangkapan Samping Perikanan (Bycatch) dengan Menggunakan alat Pisces

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Pengolahan Rumput Laut dan Hasil Perikanan

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Rehabilitasi Terumbu Karang bagi Kelompok Masyarakat

Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu

Bergandengan Melindungi

Bersama Melindungi: YAPEKA untuk Pemberdayaan dan Konservasi Alam.

Wisata Pesisir Rote Ndao

Mangrove Ndii Lifu di dusun Baudale, desa Maubesi, kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Rote. Wisata mangrove ini terletak di pesisir

Berikutnya

Small-scale shark fishery in Sangihe Islands, North Sulawesi

YAPEKA discovered a one-of-a-kind village on Batuwingkung Island, where over 90% of the fishers rely on shark fishing over generations. To better understand the operations of shark fishermen, merchants, and other stakeholders, we undertook a socioeconomic and environmental evaluation. We are also monitoring the catch at landing sites and assessing the catch trend with the support of local enumerators. We identified the species name, fishing effort, and fishing location, as well as the catch’s weight, length, and gender.

Berikutnya

Pelatihan Pengembangan Ekowisata berbasis masyarakat di Napu dan Palanggay, Sumba Timur

peningkatan kapasitas POKDARWIS melalui pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Kawasan TNP Laut Sawu di Kabupaten Sumba Timur. Dalam kegiatan ini, turut hadir juga Perwakilan dari BKKPN Kupang yang diwakili oleh Bpk. Joshua Argentino Tampubolon beserta tim.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai program Sapta Pesona dan Desa Wisata. Selain itu peserta juga dilatih untuk membuat rencana tapak (site plan) desa dan paket wisata desa di masing-masing lokasi.

Berikutnya

Dugong di Sulawesi Utara, dari Kacamata Kesejateraan Hewan (Animal Welfare)

Dalam tesis Dina (2021), terdapat 5 domain terkait animal welfare Dugong yang diteliti yaitu domain lingkungan, domain nutrisi, domain kesehatan, domain perilaku interaksi, dan domain kesehatan mental. Pengambilan data dilakukan di Desa Bahoi, Tarabitan, Bulutui dan Gangga Satu, Kec. Likupang Barat, Kab. Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Secara keseluruhan, dugong yang teramati masuk dalam kategori sejahtera. Ditinjau dari banyaknya perjumpaan jejak makan dugong di lokasi penelitian. Keberadaan feeding trail membuktikan bahwa dugong merasa aman dan nyaman saat makan di area padang lamun.

Berikutnya