Buku

Buku

Pemberdayaan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan

Komitmen dan Kesepakatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Rimbang Baling

Komitmen dan Kesepakatan Standar Operasional Prosedur (SOP) Peningkatan Kegiatan Pelayanan Pariwisata di Rimbang Baling

Katalog Blue Menu

Kumpulan Paket-Paket Kegiatan Desa yang Mendukung Pelestarian Wilayah Pesisir Laut

Komik Batra

Kegiatan Penyuluhan ke sekolah sekolah dasar tentang perlindungan kawasan Taman Nasional Way Kambas sebagai habitat Badak Sumatra

Bergandengan Melindungi

Bersama Melindungi: YAPEKA untuk Pemberdayaan dan Konservasi Alam.

Asa KWT Pulau Tongah, Desa Batu Songgan

KWT Pulau Tongah saat ini, berupaya memproduksi barang kerajinan anyaman berbahan rotan, pandan, dan umbai yang merupakan sumber daya lokal. April 2023, konsorsium KERABAT memberikan coaching pengembangan produk kerajinan anyaman kepada KWT. Anyaman topi, nametag dan sampul buku berhasil dibuat saat proses coaching berlangsung.

Berikutnya

Mengenal Lamun dan Manfaatnya

YAPEKA, berkolaborasi dengan NIRAS, mengupayakan alternatif mata pencaharian melalui budidaya spirulina yang bernilai ekonomi, melalui kegiatan penyadartahuan generasi muda terhadap jasa lingkungan ekosistem lamun untuk masyarakat pesisir. Bersama generasi muda tingkat SD-SMP

Berikutnya

BIOAKUSTIK VOLUNTER (DUGONG) (Closed)

YAPEKA merupakan lembaga non-profit memiliki spesialisasi konservasi alam dan pemberdayaan masyarakat. Mengenalkan alam dan keanekaragaman hayati di Indonesia melalui aktivitas kegiatan alam terbuka dalam berbagai bentuk untuk membangun kesadaran akan pentingnya kelestarian.

Berikutnya

Taiwan Dukung Indonesia Implementasikan Gaya Hidup Go Green

Pemanasan global telah menjadi isu mendesak bagi Indonesia, dengan dampak yang meliputi naiknya permukaan laut, gangguan ekosistem, dan fenomena cuaca ekstrem. Pemerintah Indonesia merespons dengan berbagai kebijakan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, seperti komitmen dalam Paris Agreement untuk menurunkan emisi sebesar 29% pada tahun 2030 dan program rehabilitasi hutan serta lahan gambut.

Berikutnya