MELANGKAH BERSAMA MENYEJAHTERAKAN NELAYAN PERIKANAN SKALA KECIL DENGAN TRANSISI BERKELANJUTAN BERBASIS ALAM

MELANGKAH BERSAMA MENYEJAHTERAKAN NELAYAN PERIKANAN SKALA KECIL DENGAN TRANSISI BERKELANJUTAN BERBASIS ALAM

Selasa 10 Februari 2026, YAPEKA menyelenggarakan acara rapat koordinasi sebagai tanda dimulainya proyek BLUE SUN SSF yang kami beri nama Workshop Kick off Meeting BLUE SUN SSF bertempat di Hotel Aston Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Bersama dengan para pemangku kepentingan terkait yaitu perwakilan dari Diten Pengelolaan Kelautan dan Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Provinsi Kep. Riau, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kep. Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kep. Riau, Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral Provinsi Kep. Riau, perwakilan pemerintah Kabupaten Bintan, perwakilan pemerintah Kabupaten Lingga, yang meliputi Bappeda, Dinas Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Sosial, Dinas P3A, Camat Teluk Sebong, Camat Katang Bidare, Camat Temiang Pesisir, Pemerintah Desa Sebong Pereh, Pemerintah Desa Sebong Lagoi, Pemerintah Desa Berakit, Pemerintah Desa Benan, Pemerintah Desa Tajur Biru, dan Pemerintah Desa Temiang.

YAPEKA sebagai salah satu penerima bantuan hibah COAST Facility Indonesia mengelola Kegiatan BLUE SUN SSF (Blue Economy Empowerment through Sustainable Nature Based Solustion for Small Scale Fishery), atau Penguatan Ekonomi Biru melalui Solusi Berbasis Alam yang Berkelanjutan untuk Perikanan Skala Kecil di dua kabupaten yaitu Kabupaten Bintan dan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Proyek ini akan berlangsung selama 2 tahun, dimulai pada November 2025 hingga Oktober 2027.

Harapan kami melalui acara Kick off Meeting ini dapat menyampaikan informasi telah dimulainya proyek BLUE SUN SSF kepada para pemangku kepentingan yang terkait, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa serta Universitas, Organisasi Non Pemerintah maupun insan Pers. Adapun Tujuan dari kegiatan Kick off meeting ini adalah sebagai berikut:

  1. Mensosialisasikan ringkasan kegiatan proyek BLUE SUN SSF kepada para pemangku kepentingan terkait.
  2. Mensosialisasikan hasil assessment kegiatan awal berupa dokumen State of The Coast Kabupaten Bintan dan Kabupaten Lingga.
  3. Mensosialisasikan ringkasan hasil kegiatan pemetaan partisipatif di enam desa lokasi sasaran.
  4. Rencana dan tindaklanjut kegiatan selanjutnya.

Secara khusus tim proyek sebelumnya telah melaksanakan kegiatan pemetaan partisipatif pada bulan Januari 2026 di enam desa sasaran yaitu desa Sebong Pereh, Sebong Lagoi, dan Berakit yang terletak di Kabupaten Bintan serta di desa Benan, Temiang dan Tajur Biru yang terletak di Kabupaten Lingga. Program Adaptasi Iklim Pesisir dan Transisi Berkelanjutan (COAST) bertujuan untuk meningkatkan kapasitas adaptif, ketahanan iklim, dan kesejahteraan masyarakat pesisir yang rentan dan kelompok marginal, serta mendorong pengelolaan lingkungan laut dan sumber daya pesisir yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Program ini berfokus pada empat tema: 1) tata kelola sumber daya perikanan skala kecil, 2) rehabilitasi dan konservasi habitat kritis di pesisir, 3) peningkatan kapasitas nelayan skala kecil, dan 4) pemanfaatan energi terbarukan untuk peningkatan produktivitas perikanan skala kecil.

Dalam sambutan saat kegiatan Kick off Meeting  Akbar Ario Digdo selaku CEO YAPEKA, menyampaikan dalam pelaksanaan proyek ini diawal kami melakukan  kajian status pengelolaan wilayah pesisir atau State of The Coast dan Pemetaan Partisipatif agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dengan menghargai kearifan lokal. Selaras dengan semangat tersebut, La Ode Muhammad Faisal selaku Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan terimakasih akan adanya program yang sejalan dengan program konservasi ekosistem pesisir serta program pemberdayaan masyarakat nelayan perikanan skala kecil di Provinsi Kep. Riau, sehingga memberikan manfaat pengetahuan sekaligus peluang peningkatan ekonomi pada lokasi desa-desa sasaran di Kabupaten Bintan dan Kabupaten Lingga. sangat sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat terutama Rencana Aksi national Pengelolaan Perikanan Skala Kecil di Indonesia.

Untuk selanjutnya Bapak Ilham selaku Kepala Tim Kerja Pengolahan Data  dan Informasi Kenelayanan pada Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan menyatakan bahwa program kegiatan BLUE SUN SSF dari COAST facility Indonesia yang diimplementasikan oleh YAPEKA ini selaras dengan Rencana Aksi Nasional Perikanan Skala Kecil (RAN-PPSK) yang merupakan program dari Kementrian Kelautan dan Perikanan sejak Oktober 2025. Dengan landasan tersebut kami mengundang semua pihak untuk berpartisipasi aktif melangkah bersama menyejahterakan nelayan perikanan skala kecil di Indonesia. Melalui kemitraan strategis ini, YAPEKA sebagai salah satu penerima bantuan hibah COAST Facility Indonesia mengelola Kegiatan BLUE SUN SSF berkomitmen untuk terus menjalankan program sesuai dengan capaian yang berdampak langsung kepada masyarakat nelayan perikanan skala kecil di enam desa dari Kapubaten Bintan dan Kabupaten Lingga, Provinsi Kep. Riau.

Gunung Daek Bukit Permata,

‎Menjulang tinggi indah berseri,

‎Marilah kita saling menjaga,

‎Agar lautan Kepri tetap lestari,

Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 10 Februari 2026

YAPEKA

YAPEKA

YAPEKA merupakan lembaga non-profit yang bergerak dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Alam.

Tentang Kami

YAPEKA
YAPEKA

YAPEKA merupakan lembaga non-profit yang bergerak dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Konservasi Alam.

Hubungi Kami

Kami sangat terbuka akan usul, saran, dan kritik. Bila ada pertanyaan lebih lanjut hubungi kami.