
Pemetaan Partisipatif Masyarakat
Bersama masyarakat desa Terusan, Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau. Menentukan dan memastikan titik lokasi penggunaan wilayah secara aktual.
Home > Learning Media
Empowering communities is the key to creating sustainable change
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Kumpulan Paket-Paket Kegiatan Desa yang Mendukung Pelestarian Wilayah Pesisir Laut
Kegiatan Penyuluhan ke sekolah sekolah dasar tentang perlindungan kawasan Taman Nasional Way Kambas sebagai habitat Badak Sumatra
By V A Wicaksono, A M Nasution, A R Putriraya, and A Digdo
By T S A Meidina, MM Kamal, F Kurniawan, H S Darusman and A Digdo
Kajian mengenai sosio-ekologi, ekonomi, dan budaya serta kawasan konservasi perairan berbasis masyarakat di pesisir Kabupaten Kepulauan Sangihe ini bertujuan untuk menggali potensi ekologi, sosial, ekonomi, dan budaya wilayah tersebut. Kajian ini juga mengidentifikasi strategi efektif untuk pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Pendekatan berbasis masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap keseimbangan ekosistem serta keberlanjutan ekonomi dan sosial di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
By Bart Martijn van Woerden
By Andronicus
Protecting Together: YAPEKA for Empowerment and Nature Conservation.

Bersama masyarakat desa Terusan, Kampar Kiri Hulu, Kampar, Riau. Menentukan dan memastikan titik lokasi penggunaan wilayah secara aktual.

Oleh: YAPEKA Ekosistem lamun merupakan salah satu aset penting bagi wilayah pesisir. Selain menjadi habitat berbagai biota laut, lamun juga mendukung produktivitas perikanan, melindungi garis pantai dari abrasi, serta berperan

4 Maret 2022, Dusun Nusamanuk, Desa Fuafuni, Kec. Rote Barat Daya, Rote Ndao. Bersama masyarakat setempat melakukan teknis budidaya Rumput Laut

Salah satu fungsi utama sebagai nursery Ikan atau tempat pemijahan beragam jenis ikan alami bagi nelayan, akan tetapi pemanfaatan yang berlebihan yang kurang ramah lingkungan menjadikan terumbu karang rusak juga karena faktor alam.

Program ini ingin memperkuat ketahanan pangan daerah pesisir berbasis masyarakat, dan mengolah perikanan skala kecil berkelanjutan dengan budidaya teripang

YAPEKA adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada konservasi alam, pendidikan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas di Indonesia. Berkantor pusat di Bogor, YAPEKA bekerja bersama masyarakat di berbagai wilayah dengan

Kegiatan dilakukan pada tanggal di desa Bulutui (16 Maret 2021) dan di desa Gangga Satu (18 Maret 2021). Kegiatan monitoring ekologi ini rutin kami lakukan setiap tahun, guna mengetahui kondisi terkini terumbu karang di kawasan temporary closure atau rumah boboca yang ditutup setiap 3 bulan. Data ini akan juga digunakan untuk mengetahui dampak temporary closure secara ekologi di perairan sekitar lokasi rumah boboca.

Memasuki babak baru dalam perjalanan kami, dengan bangga YAPEKA mengumumkan pengangkatan Topan

Tentang YAPEKA YAPEKA adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada konservasi alam, pendidikan
Empower Communities and Conserve Nature as a Volunteer with YAPEKA!
Introducing nature and biodiversity in Indonesia through community and environmental activities to raise awareness about the importance of conserving and sustaining its rich biodiversity for the present and future generations.
Stay updated with the latest information from us
2026 Yapeka. All rights reserved.