
Pelatihan Penggunaan Alat Navigasi GPS
Informasi spasial sangat penting pada wilayah desa, karena berkaitan erat dengan kondisi sosial, politik dan budaya yang berkembang dilokasi tersebut.
Home > Media Pembelajaran
Pemberdayaan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Kumpulan Paket-Paket Kegiatan Desa yang Mendukung Pelestarian Wilayah Pesisir Laut
Kegiatan Penyuluhan ke sekolah sekolah dasar tentang perlindungan kawasan Taman Nasional Way Kambas sebagai habitat Badak Sumatra
By V A Wicaksono, A M Nasution, A R Putriraya, and A Digdo
By T S A Meidina, MM Kamal, F Kurniawan, H S Darusman and A Digdo
Kajian mengenai sosio-ekologi, ekonomi, dan budaya serta kawasan konservasi perairan berbasis masyarakat di pesisir Kabupaten Kepulauan Sangihe ini bertujuan untuk menggali potensi ekologi, sosial, ekonomi, dan budaya wilayah tersebut. Kajian ini juga mengidentifikasi strategi efektif untuk pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Pendekatan berbasis masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap keseimbangan ekosistem serta keberlanjutan ekonomi dan sosial di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
By Bart Martijn van Woerden
By Andronicus
Bersama Melindungi: YAPEKA untuk Pemberdayaan dan Konservasi Alam.

Informasi spasial sangat penting pada wilayah desa, karena berkaitan erat dengan kondisi sosial, politik dan budaya yang berkembang dilokasi tersebut.

Setelah selesai proses instalasi PLTS adalah dengan mensosialisasikan berbagai macam tahapan pengelolaan agar bertahan hingga ketentuan masa pakai

Memasuki babak baru dalam perjalanan kami, dengan bangga YAPEKA mengumumkan pengangkatan Topan Cahyono sebagai direktur, menggantikan Agustinus Wijayanto yang telah memimpin YAPEKA sejak 2022 dan berkontribusi dalam perjalanan organisasi selama

Dalam beragam literasi, penyebutan Teripang, Trepang ataupun Timun Laut, merupakan hewan invertebrata Holothuroidea.

Understanding the shark product market chain is essential for better understanding the Sangihe Islands small-scale shark fisheries. The traders accept the entire shark and pay the fishermen 4000 to 6000 rupiah per kilogramme of shark meat. In addition to the flesh, fishermen dry shark fins for sale to specialist shark fin traders. Fishermen often receive 100.000 to 1.600.000 rupiah per kilogramme of dried fins, with larger fins commanding a greater price.

Oleh: Pius Erlangga. Media Outreach Project Blue SUN SSF foto ilustrasi 1: perahu tertambat di Pantai Tanjung Kramat, Gorontalo, karya Kaulina Silvitiani Nenek moyangku seorang pelaut. Gemar mengarung luas samudra.

Program ini ingin memperkuat ketahanan pangan daerah pesisir berbasis masyarakat, dan mengolah perikanan skala kecil berkelanjutan dengan budidaya teripang

Memasuki babak baru dalam perjalanan kami, dengan bangga YAPEKA mengumumkan pengangkatan Topan

Tentang YAPEKA YAPEKA adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada konservasi alam, pendidikan
Membantu Pemberdayaan Masyarakat dan Melestarikan Alam sebagai Relawan bersama YAPEKA!
Mengenalkan alam dan keanekaragaman hayati di Indonesia melalui aktivitas kegiatan di masyarakat dan lingkungan guna membangun kesadaran akan pentingnya kelestarian dan kelangsungan hidup keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya.
Dapatkan informasi terbaru dari kami
2026 Yapeka. All rights reserved.