
Pelatihan Literasi Keuangan
02 Oktober 2022, Pelatihan Literasi Keuangan bersama mitra dan pemerintah desa serta masyarakat Braja Luhur, Braja Selebah, Lampung Timur
Home > Learning Media
Empowering communities is the key to creating sustainable change
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat Secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan oleh Masyarakat secara Berkelanjutan di Laut Sawu
Kumpulan Paket-Paket Kegiatan Desa yang Mendukung Pelestarian Wilayah Pesisir Laut
Kegiatan Penyuluhan ke sekolah sekolah dasar tentang perlindungan kawasan Taman Nasional Way Kambas sebagai habitat Badak Sumatra
By V A Wicaksono, A M Nasution, A R Putriraya, and A Digdo
By T S A Meidina, MM Kamal, F Kurniawan, H S Darusman and A Digdo
Kajian mengenai sosio-ekologi, ekonomi, dan budaya serta kawasan konservasi perairan berbasis masyarakat di pesisir Kabupaten Kepulauan Sangihe ini bertujuan untuk menggali potensi ekologi, sosial, ekonomi, dan budaya wilayah tersebut. Kajian ini juga mengidentifikasi strategi efektif untuk pelestarian ekosistem dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Pendekatan berbasis masyarakat diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap keseimbangan ekosistem serta keberlanjutan ekonomi dan sosial di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
By Bart Martijn van Woerden
By Andronicus
Protecting Together: YAPEKA for Empowerment and Nature Conservation.

02 Oktober 2022, Pelatihan Literasi Keuangan bersama mitra dan pemerintah desa serta masyarakat Braja Luhur, Braja Selebah, Lampung Timur



Apa yang tersedia dan dioptimalkan bersama masyarakat @desawisata_alamendah dengan beragam keunikan, keyakinan serta moment sederhana

Small-scale shark fisheries in Indonesia are a never-ending topic. Sharks have an important biological role in the environment and serve as a source of income for many coastal communities. Unfortunately, the spread of negative reputation has made life difficult for fishermen who have few other options. This predicament is aggravated by a paucity of scientific data on shark biology and ecological features, as well as socioeconomic issues that are critical in establishing policy direction.

Kegiatan Pelatihan Rehabilitasi Mangrove bersama Masyarakat pada tanggal 25 – 26 Agustus 2021, di Desa Holulai, Kec. Loaholu, Kab. Rote, yg diikuti 30 peserta dari masyarakat dan 2 mahasiswa PKL Undana (Universitas Nusa Cendana).

OECM didefinisikan: “kawasan perairan pesisir dan pulau-pulau kecil, lepas Pantai, dan laut dalam yang secara geografis berada di luar kawasan konservasi, dikelola oleh pemerintah, perguruan tinggi, Lembaga riset, swasta dan/atau Masyarakat dengan menggunakan tata kelola yang memberikan dampak konservasi secara ekologis, keanekaragaman hayati, sosial, ekonomi, dan/atau budaya”. YAPEKA mendapatkan lokasi untuk melaksanakan uji petik definisi dan kriteria OECM di wilayah Sulawesi Utara yang akan dilaksankan bersama Pemerintah Daerah dan KKP.

Oleh: YAPEKA Lamun Indonesia memiliki posisi yang sangat penting dalam upaya konservasi

Berlangsung sejak November 2025, YAPEKA mendorong inisiatif Blue Economy Empowerment through Sustainable
Empower Communities and Conserve Nature as a Volunteer with YAPEKA!
Introducing nature and biodiversity in Indonesia through community and environmental activities to raise awareness about the importance of conserving and sustaining its rich biodiversity for the present and future generations.
Stay updated with the latest information from us
2023 Yapeka. All rights reserved.