Monitoring Ekologi Terumbu Karang di Desa Bulutui dan Gangga Satu, Minahasa Utara

By in , ,
18
Monitoring Ekologi Terumbu Karang di Desa Bulutui dan Gangga Satu, Minahasa Utara

Tim Yapeka Sulawesi Utara melakukan monitoring ekologi terumbu karang di dua desa dampingan di Minahasa Utara untuk program pengelolaan perikanan gurita. Kegiatan dilakukan pada tanggal di desa Bulutui (16 Maret 2021) dan di desa Gangga Satu (18 Maret 2021), Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Gambar 1. Tim Yapeka melakukan monitoring ekologi terumbu karang di temporary closure/rumah boboca Desa Bulutui dan Gangga Satu.

Monitoring ekologi terumbu karang dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini terumbu karang di wilayah rumah boboca (temporary closure) setelah sebelumnya pada tahun 2019 dilakukan survey baseline ekologi terumbu karang. Dalam monitoring ekologi ini, diperoleh data persentase tutupan karang dan keanekaragaman jenis ikan serta kelimpahannya. Metode pengambilan data delikakuan dengan metode PIT (point intercept transect) untuk data karang dan metode UVC (underwater visual census) untuk data Ikan.

Gambar 2. Kondisi terumbu karang di salah satu temporary closure/rumah boboca

Titik yang dimonitor adalah titik yang telah dipasang penanda permanen di dalam air untuk memudahkan monitoring dan memastikan lokasi yang di monitor adalah lokasi yang sama. Kegiatan monitoring ekologi ini rutin kami lakukan setiap tahun, guna mengetahui kondisi terkini terumbu karang di kawasan temporary closure atau rumah boboca yang ditutup setiap 3 bulan. Data ini akan juga digunakan untuk mengetahui dampak temporary closure secara ekologi di perairan sekitar lokasi rumah boboca.

Bagikan artikel ini
Share on Facebook
Facebook
0Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin
54321
(0 votes. Average 0 of 5)
Translate »